Kamis, 27 September 2018

ALASAN BETAPA PENTINGNYA AHLI KEUANGAN UNTUK BISNIS ANDA

Sebuah bangunan bisnis atau perusahaan haruslah memiliki dasar perencanaan yang kuat ke depan. Karena dalam menjalankan roda bisnis tentu akan semakin banyak halangan atau rintangan seiring semakin bertumbuh besarnya bisnis Anda. Ada banyak faktor yang dibutuhkan dalam menjalankan sebuah bisnis agar bisa selalu berkembang dan sehat. Salah satu yang paling urgent adalah keberadaan seorang ahli #keuangan. Apalagi untuk perusahaan atau bisnis yang masih dalam tahp awal perkembangan. Sangat dibutuhkan adanya penasihat keuangan untuk menjamin kesehatan bisnis dan perusahaan Anda. Di Indonesia sendiri ada banyak ahli keuangan untuk bisnis yang bisa Anda gunakan jasanya agar ikut berperan membesarkan usaha yang sedang Anda bangun. Ada sebutan financial advisor atau penasehat keuangan, namun yang jamak sebutan financial advisor biasanya terkait dengan produk asuransi tertentu. Sehingga jika Anda menggunakan jasanya maka secara otomastis Anda akan diarahkan untuk menjadi nasabah nya.

Namun tak sedikit pula saat ini financial advisor atau financial planning independen yang mungkin Anda butuhkan. Jadi sifat nya mereka tidak terikat oleh siapapun atau bank manapun, mereka hanya sebatas memberikan masukan dan saran terhadap klien yang memakai jasanya. Lalu apa pentingnya ahli keuangan untuk bisnis Anda? Simak ulasan berikut.

1. Bisa Menulis Rencana Bisnis Beserta Budget
Ini sangat penting, mungkin kita sebagai owner dalam bisnis kita pasti memiliki ide-ide yang brilian. Namun mengestimasikan berapa biaya atau budget yang dibutuhkan mungkin suatu hal yang sulit. Ada mungkin sebagian orang yang bisa melakukannya, namun akan sangat menyita banyak waktu dan energi. Berapa pendapatan yang akan Anda hasilkan, berapa pengeluaran yang dibutuhkan, pertanyaan-pertanyaan semacam itu akan sangat mudah terjawab jika kita mempunyai ahli keuangan di dalam tim bisnis kita. Selain hal tersebut, Anda juka akan lebih mudah memprediksikan kesehatan finansial perusahaan atau bisnis Anda dalam beberapa tahun ke depan. Karena memang ahli keuangan akan sangat dibutuhkan dalam mengkalkulasikan keuangan perusahaan ke depan diukur atau disesuaikan dengan keadaan bisnis Anda saat ini.

2. Anda Bisa Lebih Fokus dan Cepat Pada Pasar
Jika Anda melakukan semua sendiri, itu akan menguras energi dan memperlambat pergerakan bisnis Anda. Coba percayakan managemen keuangan Anda pada ahli atau profesional keuangan. Pekerjaan Anda dalam mengelola strategi di pasar tidak akan terganggu dengan pengelolaan keuangan yang sangat rumit tersebut sehingga ekspansi bisnis Anda akan semakin taktis dan lincah dalam menjemput berbagai peluang yang ada. Dan hal ini akan menjadikan perkembangan bisnis yang sangat cepat dan signifikan karena Anda akan selalu bisa fokus akan hal-hal yang berhubungan dengan perkembangan pasar terbaru.

3. Mendapatkan Keuntungan dari Jaringan Mereka
Banyak para ahli yang profesional dari keuangan pasti memiliki jaringan yang luas. Dengan keahliannya menata dan mengatur keuangan pasti banyak perusahaan atau pun pebisnis yang memakai jasanya. Maka dari sini kita juga bisa mengambil keuntungan dari jaringan yang dimiliki para profesional keuangan tersebut. Kita bisa menjalin kerjasama baru dengan bekas klien dari ahli keuangan tersebut lewat perantaranya. Bukankah suatu kesempatan untuk melebarkan sayap jika kita mempunyai banyak relasi dan kolega baru? Jadi tidak ada ruginya kita menggunakan jasa ahli keuangan dalam tim bisnis kita. Jadi, manfaatkan sebaik-baiknya ahli keuangan Anda karena mereka tentu memiliki jaringan bisnis yang juga sangat bagus untuk bisnis Anda.

4. Sangat dibutuhkan untuk Start Up
Apalagi untuk perusahaan start up yang tentunya stabilitas keuangan yang belum kuat, maka sangat disarankan untuk mempunyai ahli keuangan yang mumpuni. Karena masih baru didirikan dan dalam masa pengembangan, maka laba finansial yang diperoleh pun juga masih sangat minim. Atau bahkan belum ada laba perusahaan yang bisa diputar kembali untuk menjalankan roda bisnis. Maka Anda akan sangat membutuhkan keberadaan profesional keuangan untuk menyokong perkembangan bisnis Anda. Itulah betapa pentingnya kita memilii penasehat keuangan dalam bisnis yang sedang kita bangun. Banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan dari penasehat keuangan dalam perusahaan. Jadi jangan ragu untuk memakai orang yang benar-benar profesional dalam mengatur keuangan dan memasukkannya dalam tim bisnis Anda. Selamat mencoba.

Sumber : www.maxmanroe.com


Konsultasikan keluhan keuangan bisnis anda pada kami, siap membantu apapun kendala keuangan anda. Kami menyediakan berbagai macam jasa keuangan diantaranya :
  1. Jasa Pembukuan dan Jasa Akuntansi /Accounting Services
  2. Jasa Penyusunan Laporan Keuangan 
  3. Jasa Audit/ Atestasi/ AUP (Rekanan Kantor Akuntan Publik Terdaftar)
  4. Jasa Konsultasi Manajemen & Keuangan/ Financial Management Services
  5. Jasa Konsultasi Perpajakan/ Tax Services
  6. Penjualan Software Accounting & Kasir (POS) Offline dan Online
  7. Jasa Pelatihan (Training Akuntansi dan Software Akuntansi/ Kasir)
KANTOR KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KANTOR JASA AKUNTANSI BATAM
KANTOR KONSULTAN PAJAK BATAM
KANTOR AKUNTAN PUBLIK BATAM
KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KONSULTAN PAJAK BATAM
SOFTWARE AKUNTANSI BATAM
SOFTWARE ACCOUNTING BATAM
SOFTWARE KASIR BATAM
SOFTWARE POS BATAM
PT. LADFANID KONSULTINDO BATAM
JASA PEMBUKUAN BATAM
JASA PERPAJAKAN BATAM
JASA AKUNTANSI BATAM

INGIN CASH FLOW BISNIS TETAP AMAN? COBALAH TIPS BERIKUT INI

Dalam menjalankan aktifitas pengelolaan bisnis, kita harus pandai mengatur keuangan. Terutama yang berkaitan dengan manajemen finansial bisnis itu sendiri. Memang membangun brand dan menghasilkan tingkat penjualan yang tinggi sangat dibutuhkan, namun jika teman-teman tidak memperhatikan kesehatan cash flow pada perusahaan. Seberapapun besar hasil yang teman-teman dapatkan tidak akan sebanding dengan pengeluaran.

Definisi Cash Flow yang dalam arti sederhana adalah aliran kas yang masuk dan semua pengeluaran perusahaan memerlukan perhatian yang tinggi.

Jika teman-teman salah memanage cash flow bisnis, maka imbasnya pasti akan kemana-mana. Semua yang teman-teman bangun selama ini akan menjadi berantakan begitu saja. Maka penting kiranya untuk menjaga dan mengelola cash flow pada bisnis teman-teman tetap dalam keadaan yang sehat dan aman. Berikut adalah beberapa cara yang bisa digunakan untuk menjaga cash flow tetap aman.

1. Pelajari Biaya Produksi dan Pengeluaran
Untuk menarik pelanggan baru, salah satu cara yang efektif adalah dengan memberikan diskon. Namun tentu saja jika teman-teman menjual nya dengan harga di bawah harga pokok atau di bawah biaya produksi, itu tidak akan menciptakan positif cash flow, namun justru sebaliknya. Nah, artinya dalam setiap kali memberikan potongan harga teman-teman harus mempelajari terlebih dahulu mengenai biaya produksi atau biaya pengeluaran terhadap produk tersebut. Baru setelah itu, teman-teman bisa menghitung berapa besar diskon yang akan diberikan dengan tetap mempertimbangkan kesehatan cash flow.

2. Jaga Cash Flow Bisnis dengan Strategi Bundling
Teknik ini bisa teman-teman gunakan untuk menarik konsumen selain metode diskon secara langsung. Anda bisa menawarkan paket yang memadukan beberapa produk atau jasa dalam satu paket. Contoh sederhana misalnya, teman-teman menawarkan menu makanan yang dibuat satu paket dengan minuman dengan menawarkan harga khusus. Cara ini terlihat lebih menarik oleh konsumen, karena menawarkan nilai yang lebih dibanding dengan membeli satu persatu sebuah produk. Jadi strategi ini akan maksimal tergantung pada bagaimana pandainya Anda memadukan sebuah paket penawaran. Ini bisa menjaga arus kas tetap aman, karena cara ini lebih bisa meningkatkan sedikit harga dengan daya tawar yang tinggi terhadap konsumen.

3. Penawaran Harga Yang Lebih Tinggi
Berapa besar keuntungan Anda, tergantung seberapa tinggi penawaran yang Anda berikan. Kata-kata bijak tersebut bisa Anda terapkan di sini. Jadi untuk mendapatkan transaksi dengan nilai yang besar, Anda bisa menawarkan harga yang besar pula. Sehingga setidaknya para konsumen akan menawar dengan harga yang tidak jauh dari harga yang Anda tawarkan. Tapi juga harus memperhatikan standar harga yang ada. Jangan juga Anda membuat harga yang tidak logis pada konsumen. Harga tinggi yang pantas ada kalanya membuat konsumen lebih tertarik karena membuat mereka merasa lebih yakin dengan kualitas yang Anda tawarkan. Jadi jangan ragu untuk memberikan penawaran harga yang tinggi.

4. Mendorong Transaksi Berulang
Bagi Anda yang bergerak pada bisnis yang lebih menitik beratkan pada volume transaksi, maka mendorong transaksi berualang adalah hal yang harus Anda lakukan. Contohnya jika Anda berbisnis ritel, maka peluang bisnis untuk tumbuh besar sangat terbuka di sini. Untuk menjaga kesehatan cash flow bisnis Anda maka harus ada pengulangan transaksi sesering mungkin. Karena dalam bisnis yang mengutamakan volume transaksi, kadang belum mendapatkan keuntungan pada transaksi pertama atau kedua. Maka mendorong agar transaksi terus berulang adalah sesuatu yang paling tepat.

5. Penundaan Pengadaan Inventaris
Ini bisa sangat efektif sekali dilakukan untuk mencegah arus kas menjadi tidak stabil. Karena ketidak efektifan dalam memenuhi kebutuhan inventaris bisa sangat berpengaruh terhadap kesehatan cash flow bisnsi Anda. Penambahan fasilitas kapanpun juga akan tetap diperlukan untuk meningkatkan daya kerja bisnis Anda. Namun sedikit menunda terlebih dahulu juga diperlukan untuk menjaga arus kas agar tetap stabil. Artinya keamanan cash flow bisnis tetaplah menjadi prioritas utama. Perencanaan yang komprehensif dalam mengelola keuangan sebuah bisnis sangat diperlukan dalam hal ini. Jadi Anda bisa menata mana yang lebih diutamakan dan mana yang bisa ditunda dulu.

Sumber : www.maxmanroe.com


Konsultasikan keluhan keuangan bisnis anda pada kami, siap membantu apapun kendala keuangan anda. Kami menyediakan berbagai macam jasa keuangan diantaranya :
  1. Jasa Pembukuan dan Jasa Akuntansi /Accounting Services
  2. Jasa Penyusunan Laporan Keuangan 
  3. Jasa Audit/ Atestasi/ AUP (Rekanan Kantor Akuntan Publik Terdaftar)
  4. Jasa Konsultasi Manajemen & Keuangan/ Financial Management Services
  5. Jasa Konsultasi Perpajakan/ Tax Services
  6. Penjualan Software Accounting & Kasir (POS) Offline dan Online
  7. Jasa Pelatihan (Training Akuntansi dan Software Akuntansi/ Kasir)
KANTOR KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KANTOR JASA AKUNTANSI BATAM
KANTOR KONSULTAN PAJAK BATAM
KANTOR AKUNTAN PUBLIK BATAM
KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KONSULTAN PAJAK BATAM
SOFTWARE AKUNTANSI BATAM
SOFTWARE ACCOUNTING BATAM
SOFTWARE KASIR BATAM
SOFTWARE POS BATAM
PT. LADFANID KONSULTINDO BATAM
JASA PEMBUKUAN BATAM
JASA PERPAJAKAN BATAM
JASA AKUNTANSI BATAM

RUANG LINGKUP AKUNTANSI SECARA UMUM

Kali ini pembahasan kita tentang ruang lingkup akuntansi yang meliputi poin-poin berikut :
  • pengertian akuntansi dari 2 sudut pandang
  • pihak yang menghasilkan akuntansi
  • pihak yang memerlukan akuntansi
  • Profesi akuntansi
Berikut pemaparan lengkapnya.

Pengertian Akuntansi Dari 2 Sudut Pandang
Umumnya akuntansi diartikan dari 1 sudut pandang saja, yaitu dari sudut pandang kegiatannya. Seperti telah diuraikan tentang apa itu akuntansi dan manfaatnya dalam artikel manfaat akuntansi. Kali ini akan kita kelompok kan pengertian akuntansi dari 2 sudut pandang agar pemahaman tentang akuntansi semakin mendalam.

1. Dari sudut pandang pemakai
Dari sudut pandang pemakai, akuntansi diartikan sebagai ilmu yang menyediakan informasi dan laporan keuangan yang diperlukan oleh pihak-pihak berkepentingan dengan suatu entitas usaha. Dalam pengertian ini akuntansi merupakan sebuah aktifitas jasa yang menyediakan informasi kuantitatif guna pengambilan keputusan bisnis pihak-pihak berkepentingan dengan perusahaan.

2. Dari sudut pandang proses kegiatan
Dipandang dari sudut proses kegiatannya, akuntansi merupakan kegiatan mencatat, menggolongkan, mengikhtisarkan, menyajikan, melaporkan serta menganalisa data transaksi keuangan sebuah entitas usaha atau perusahaan.

Pengguna Akuntansi
Siapa yang menghasilkan dan siapa yang membutuhkan akuntansi? Jawaban dari pertanyaan tersebut melingkupi pengguna akuntansi. Karena akuntansi diperlukan oleh banyak pihak yang berkepentingan, sehingga siapa pun yang terlibat baik yang membuat atau pun yang menggunakan produk atau output akuntansi, mereka bisa disebut sebagai pengguna akuntansi. Dan para pengguna akuntansi ini bisa dari internal maupun eksternal perusahaan. Mereka meliputi sebagai berikut :

1. Pemilik Perusahaan
Pemilik perusahaan di sini adalah direktur. Para direktur memerlukan informasi akuntansi berkaitan dengan kegiatan pengambilan keputusan yang meliputi pengawasan dan pengendalian perusahaan miliknya. Selain direktur perusahaan, pemilik modal seperti pemegang saham atau investor pun termasuk pemilik perusahaan. Tersebab uang atau dana yang mereka miliki ada dan digunakan sebagai modal untuk operasional perusahaan.

Sehingga mereka memiliki hak dalam kepemilikan perusahaan. Maka mereka juga berhak mengetahui perkembangan keuangan perusahaan melalui informasi akuntansi yaitu laporan keuangan. Selain karena hak tersebut, kebutuhan atas informasi akuntansi juga diperlukannya guna melihat jumlah keuntungan perusahaan yang kaitannya dalam pembagian dividen untuk mereka.

2. Manajer Perusahaan
Manajer adalah orang-orang yang diberi wewenang dan tanggung jawab oleh pemilik untuk menjalankan operasional perusahaan. Karena itulah manajer memerlukan informasi akuntansi untuk melakukan perencanaan, pengawasan dan pengendalian operasional perusahaan.

3. Karyawan
Karyawan adalah mereka yang bekerja dan menjalankan operasional perusahaan di bawah manajer. Karyawan adalah yang menghasilkan akuntansi. Mereka yang melakukan proses mencatat hingga tersaji laporan keuangan. Namun selain sebagai pihak yang menghasilkan, karyawan juga sekaligus sebagai pihak yang membutuhkan akuntansi seperti direktur dan manajer.

Akan tetapi kebutuhan akan informasi akuntansi yang melingkupi para karyawan perusahaan terkait adalah untuk mengetahui informasi akuntansi dalam hal stabilitas dan profitabilitas perusahaan tempat mereka bekerja. Karena kondisi perusahaan akan sangat menentukan kelangsungan hidupnya, dalam hal ini yaitu gaji yang diterima serta pemberian dana jaminan hidup setelah pensiun. Sehingga akuntansi dapat memberikan informasi yang dibutuhkan para karyawan tersebut.

4. Supplier atau Pemasok
Tak jarang perusahaan membeli bahan baku secara kredit untuk proses produksi perusahaan. Bukan karena tidak mampu membayar, namun biasanya untuk memanfaatkan termin atau pun kelonggaran waktu yang diberikan oleh pihak supplier. Sehingga dana kas tunai perusahaan bisa digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan yang lebih penting atau mendesak.

Berkaitan dengan hal itu, supplier bahan baku ternyata juga memiliki kepentingan untuk mengetahui informasi keuangan perusahaan. Fungsinya adalah untuk melihat kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban pembayaran utang atas pembelian barang atau jasa mereka secara kredit saat jatuh tempo pembayaran tiba. Maka informasi akuntansi dapat memberikan perihal besar aset yang dimiliki perusahaan, terutama aset lancar untuk menjamin pembayaran kewajiban utang perusahaan.

5. Kreditur
Yang disebut kreditur adalah perorangan maupun badan yang memberikan pinjaman uang kepada sebuah perusahaan. Sehingga kreditur memerlukan informasi akuntansi perusahaan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban pembayaran pinjaman uangnya, seperti bunga pinjaman atau pun pokok pinjaman.

6. Pemerintah
Keterkaitan sebuah perusahaan dengan pemerintah adalah dalam hal perpajakan. Karena pajak adalah sumber pendapatan utama negara. Sehingga pemerintah telah membuat peraturan dan perundangan perpajakan untuk wajib dipenuhi oleh perusahaan-perusahaan sebagai wajib pajak. Maka pemerintah memiliki kepentingan untuk mengetahui informasi akuntansi perusahaan guna penetapan hal perpajakan. Dalam hal itu meliputi jenis pajak dan kesesuaian perhitungan besar pajak terutang perusahaan dengan peraturan fiskal perpajakan.

7. Konsumen atau Pelanggan
Tujuan utama perusahaan selain memperoleh laba adalah untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan suatu barang atau jasa. Dan konsumen yang telah bergantung pada suatu produk perusahaan akan memiliki loyalitas terhadap produk perusahaan tersebut. Maka pelanggan yang seperti inilah yang juga memerlukan informasi akuntansi perusahaan untuk mengetahui kelangsungan hidup perusahaan terkait. Karena jika perusahaan terus beroperasi, produk barang atau jasa yang mereka butuhkan akan dapat terpenuhi dalam jangka yang panjang.

8. Masyarakat
Masyarakat ini bisa seperti pemuda-pemudi yang sedang menempuh pendidikan akuntansi. Biasanya mereka memerlukan data keuangan sebuah perusahaan untuk keperluan penelitian dan semacamnya. Atau juga masyarakat umum, yang bisa jadi memerlukan informasi akuntansi untuk mengetahui kemungkinan lapangan pekerjaan perusahaan atau pemenuhan jasa tertentu oleh sebuah entitas usaha yang berkaitan dengan perusahaan tersebut.

Profesi Akuntansi

1. Akuntan Manajemen
Akuntan ini adalah akuntan internal perusahaan yang memberikan jasa akuntansi untuk kepentingan manajemen perusahaan tertentu. Tanggung jawab pekerjaan akuntan manajemen meliputi perencanaan, pengawasan dan pengendalian biaya, penyusunan anggaran, merancang sistem informasi akuntansi, serta pemeriksaan internal keuangan. Untuk perusahaan manufaktur, akuntan manajemen ini disebut juga dengan akuntan industri atau akuntan biaya.

Untuk menjadi akuntan manajemen, seseorang harus lulus dari universitas atau perguruan tinggi jenjang strata 1 (S1) jurusan akuntansi.

2. Akuntan Publik
Ialah akuntan eksternal perusahaan yang memberikan layanan jasa akuntansi kepada publik atau masyarakat. Jasa yang diberikan akuntan publik meliputi pemeriksaan laporan keuangan yang disebut dengan audit, perhitungan perpajakan, dan konsultasi manajemen. Konsultasi manajemen ini seperti konsultasi perpajakan, penyusunan rancangan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) atau Sistem Infomasi Manajeman (SIM), konsultasi tentang kelayakan rencana investasi, dan sebagainya.

Untuk menjadi akuntan publik, selain lulus dari universitas atau perguruan tinggi jenjang strata 1 (S1) akuntansi, juga harus lulus dari pendidikan profesi akuntansi serta memiliki sertifikat sebagai akuntan publik yang diperoleh melalui Ujian Sertifikasi Akuntan Publik (USAP).

3. Akuntan Pemerintah
Adalah akuntan yang bekerja dan memberikan jasa akuntansi pada organisasi pemerintahan. Untuk menjadi akuntan pemerintah harus lulus tes seleksi masuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat atau daerah.

sumber: dosenakuntansi.com


Konsultasikan keluhan keuangan bisnis anda pada kami, siap membantu apapun kendala keuangan anda. Kami menyediakan berbagai macam jasa keuangan diantaranya :
  1. Jasa Pembukuan dan Jasa Akuntansi /Accounting Services
  2. Jasa Penyusunan Laporan Keuangan 
  3. Jasa Audit/ Atestasi/ AUP (Rekanan Kantor Akuntan Publik Terdaftar)
  4. Jasa Konsultasi Manajemen & Keuangan/ Financial Management Services
  5. Jasa Konsultasi Perpajakan/ Tax Services
  6. Penjualan Software Accounting & Kasir (POS) Offline dan Online
  7. Jasa Pelatihan (Training Akuntansi dan Software Akuntansi/ Kasir)
KANTOR KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KANTOR JASA AKUNTANSI BATAM
KANTOR KONSULTAN PAJAK BATAM
KANTOR AKUNTAN PUBLIK BATAM
KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KONSULTAN PAJAK BATAM
SOFTWARE AKUNTANSI BATAM
SOFTWARE ACCOUNTING BATAM
SOFTWARE KASIR BATAM
SOFTWARE POS BATAM
PT. LADFANID KONSULTINDO BATAM
JASA PEMBUKUAN BATAM
JASA PERPAJAKAN BATAM
JASA AKUNTANSI BATAM

7 MANFAAT AKUNTANSI SECARA UMUM

Manfaat Akuntansi, Tidak dapat dipungkiri di setiap seluk beluk kehidupan ekonomi dan keuangan memerlukan akuntansi. Karena ia telah menjadi sesuatu yang sangat penting, terutama pada entitas-entitas usaha. Mereka menggunakan akuntansi sebagai alat untuk mempermudah proses kegiatan usahanya. Tanpa adanya akuntansi, kegiatan ekonomi akan berjalan lambat baik di entitas perusahaan swasta maupun publik (pemerintah). Jika sudah demikian, perekonomian tidak akan tumbuh dengan baik.

Pengertian Akuntansi
Secara singkat, akuntansi dapat diartikan sebagai kegiatan mencatat siklus keuangan. Dalam pengertian yang lebih luas, akuntansi adalah rangkaian kegiatan dalam mencatat, mengukur, mengidentifikasi, menyajikan serta melaporkan aktifitas transaksi keuangan. Fungsinya untuk menghasilkan informasi keuangan yang dapat dibaca dan dipahami oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Pihak berkepentingan tersebut antara lain :

1. Para pengambil keputusan dalam perusahaan (internal)
Seperti manajer, direktur, pemegang saham yang berkepentingan dalam menganalisa kondisi keuangan perusahaan. Selain itu untuk mengambil keputusan yang tepat guna kelangsungan jalannya perusahaan (prinsip akuntansi Going Concern).

2. Pihak lain dari luar perusahaan (eksternal)
Yaitu investor dan pemerintah. Investor memiliki kepentingan untuk melihat kondisi keuangan suatu perusahaan. Apakah keuangan perusahaan dalam keadaan stabil dan profitable (bisa mendatangkan keuntungan) sehingga bisa memberikan return berupa dividen yang tinggi dan berkesinambungan bagi dirinya. Sedang pemerintah berkepentingan dengan informasi keuangan perusahaan terkait masalah perpajakan yang wajib dipenuhi perusahaan.

Akuntansi disebut juga sebagai seni mencatat aktifitas transaksi keuangan. Disebut seni karena dalam akuntansi tidak terdapat standar baku yang harus digunakan dalam proses mencatat dan mengolah transaksi keuangan. Hanya saja terdapat persamaan dasar dalam akuntansi yang wajib dipenuhi guna memperoleh informasi keuangan yang baik, mudah dibaca dan dipahami. Untuk belajar akuntansi dengan mudah, maka perlu mengetahui dan memahami persamaan akuntansi sebagai prinsip dasar akuntansi, yaitu :

Harta = Utang + Modal

Output atau produk yang dihasilkan dari proses akuntansi berupa laporan keuangan, di mana laporan tersebut wajib diadakan oleh perusahaan dengan menggunakan standar akuntansi. Laporan lain yang merupakan laporan pendukung adalah laporan penjualan dan laporan persediaan. Laporan tersebut yang nantinya berperan penting dalam kegiatan operasional perusahaan.

Arti Penting Akuntansi
Akuntansi dapat dikatakan pula sebagai cerminan perusahaan. Karena akuntansi digunakan di semua perusahaan baik swasta maupun pemerintah, maka menjadi penting untuk mempelajari akuntansi. Perusahaan sebagai entitas usaha yang melakukan kegiatan usaha dengan tujuan guna memperoleh laba atau keuntungan sebesar-besarnya.

Maka akuntansi merupakan bahasa bisnis utama perusahaan untuk dapat berkiprah di dunia ekonomi. Perusahaan jasa, dagang, maupun manufaktur melakukan transaksi keuangan yang selanjutnya menggunakan akuntansi untuk mencatat dan mengolah transaksi tersebut. Kegiatan mencatat serta mengolah tersebut tidak asal-asalan atau sembarangan, namun berdasarkan bukti transaksi yang ada dan valid. Bukti-bukti transaksi tersebut bisa berupa nota penjualan, nota pembelian, kwitansi, retur penjualan, retur pembelian, dan sebagainya.

Akuntansi memiliki peran yang sangat penting dalam kegiatan ekonomi, yaitu sebagai berikut :
  1. Sebagai tolak ukur kemajuan perusahaan. Dari proses akuntansi yang disusun dengan baik, rapi dan benar sesuai dengan bukti-bukti transaksi yang ada, maka perusahaan dapat dikategorikan sebagai perusahaan yang baik. Begitu pun sebaliknya.
  2. Sebagai sistem informasi yang menghasilkan laporan keuangan dan berguna bagi pihak-pihak berkepentingan terhadap kondisi serta aktifitas ekonomi perusahaan. Fungsi ini sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya di atas.
  3. Dalam kaitannya dengan aktifitas ekonomi bangsa, pajak suatu perusahaan yang wajib dipenuhi pada negara juga dapat dihitung menggunakan akuntansi.
  4. Sebagai bahan pertimbangan bagi investor-investor di dalam maupun luar negeri yang ingin melakukan investasi pada sebuah perusahaan.
  5. Sebagai alat untuk mendeteksi dan mencegah tindak korupsi atau penyalahgunaan dana dalam sebuah perusahaan swasta maupun pemerintahan.
Selain perannya dalam mempermudah kegiatan ekonomi secara agregat, akuntansi juga memiliki manfaat yang lebih spesifik bagi tiap-tiap perusahaan. Manfaat Akuntansi antara lain sebagai berikut :

1. Untuk Perencanaan, Koordinasi, Pengawasan serta Pengendalian
Manfaat Akuntansi yang pertama yaituManajer sebagai pihak internal yang berkaitan langsung dengan perusahaan membutuhkan informasi keuangan yang disajikan melalui proses akuntansi untuk keperluan perencanaan (planning), koordinasi (coordination), pengawasan serta pengendalian (controlling) kondisi dan keuangan perusahaan.

2. Merencanakan dan Menetapkan Aktifitas Perusahaan 
Laporan keuangan menyajikan data aset kas maupun non kas perusahaan. Untuk kepentingan operasional perusahaan membutuhkan data tersebut agar diketahui secara valid dan akurat tentang kondisi likuiditas perusahaan. Sehingga dapat terencana dengan jelas apakah perusahaan mampu melakukan pembelian, membayar utang, dan alokasi sumber daya ekonomi lainnya.

3. Sebagai Dasar untuk Menghitung Besar Pajak 
Perusahaan memiliki kewajiban membayar pajak pada negara. Besar pajak yang harus dipenuhi tersebut disesuaikan dengan kondisi laba perusahaan. Laba atau keuntungan perusahaan dalam periode tertentu dapat diketahui melalui proses akuntansi. Di samping itu, kebijakan pajak perusahaan juga dapat ditentukan setelah menganalisis laporan keuangan.

4. Untuk Memperoleh Pinjaman dari Kreditur.
Kreditur yang memberikan pinjaman biasanya memiliki persyaratan tertentu misal rasio likuiditas perusahaan yang harus bagus. Rasio ini dapat dihitung melalui laporan keuangan, yaitu dengan membandingkan aset-aset terhadap utang lancar perusahaan. Gunanya untuk mengetahui apakah perusahaan mampu untuk memenuhi kewajiban utang jangka pendeknya. Para kreditur ini bisa lembaga perbankan atau lembaga kreditur lainnya.

5. Menyediakan Informasi Keuangan bagi Investor 
Semua pihak pasti akan berhati-hati jika ingin melakukan investasi. Begitu pun dengan investor yang biasanya berinvestasi dalam jumlah uang yang tidak sedikit. Karena itu dibutuhkan sikap waspada dan pertimbangan yang matang untuk memutuskan apakah investor jadi menyerahkan uangnya pada sebuah perusahaan atau tidak.

6. Menjadi Bahan Pertimbangan bagi Rekan Bisnis 
Sebuah perusahaan tidak akan mau bekerja sama dengan perusahaan lain yang memiliki kondisi keuangan kurang baik. Hal tersebut jelas karena perusahaan menginginkan memperoleh keuntungan dari setiap hubungan bisnisnya. Maka kondisi sebuah perusahaan yang baik atau tidak tercermin dalam laporan keuangannya.

7. Merupakan Alat Pertanggungjawaban 
Manfaat Akuntansi yang terakhir Tugas seorang manajer adalah menetapkan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan kegiatan operasional perusahaan, termasuk dalam hal kebijakan keuangan. Kebijakan-kebijakan tersebut berjalan dengan baik atau tidak, dapat mudah diketahui melalui laporan keuangan akhir periode perusahaan.

Setelah membaca dan memahami apa itu akuntansi, berikut terdapat beberapa hal penting jika Anda ingin bisa menguasai akuntansi, yaitu :
  • memahami persamaan dan prinsip dasar akuntansi.
  • mengerti istilah-istilah yang terkait dengan akuntansi seperti jurnal, debet-kredit, dan sebagainya.
  • mengetahui ruang lingkup akuntansi.
sumber: dosenakuntansi.com


Konsultasikan keluhan keuangan bisnis anda pada kami, siap membantu apapun kendala keuangan anda. Kami menyediakan berbagai macam jasa keuangan diantaranya :
  1. Jasa Pembukuan dan Jasa Akuntansi /Accounting Services
  2. Jasa Penyusunan Laporan Keuangan 
  3. Jasa Audit/ Atestasi/ AUP (Rekanan Kantor Akuntan Publik Terdaftar)
  4. Jasa Konsultasi Manajemen & Keuangan/ Financial Management Services
  5. Jasa Konsultasi Perpajakan/ Tax Services
  6. Penjualan Software Accounting & Kasir (POS) Offline dan Online
  7. Jasa Pelatihan (Training Akuntansi dan Software Akuntansi/ Kasir)
KANTOR KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KANTOR JASA AKUNTANSI BATAM
KANTOR KONSULTAN PAJAK BATAM
KANTOR AKUNTAN PUBLIK BATAM
KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KONSULTAN PAJAK BATAM
SOFTWARE AKUNTANSI BATAM
SOFTWARE ACCOUNTING BATAM
SOFTWARE KASIR BATAM
SOFTWARE POS BATAM
PT. LADFANID KONSULTINDO BATAM
JASA PEMBUKUAN BATAM
JASA PERPAJAKAN BATAM
JASA AKUNTANSI BATAM

CARA MUDAH BELAJAR AKUNTANSI UNTUK PEMULA

Akuntansi merupakan disiplin ilmu yang menjanjikan untuk masa depan. Selain karena bidang-bidang akuntansi yang semakin luas sehingga kesempatan karir pun kian banyak, akuntansi juga telah digunakan di semua perusahaan jenis apa pun yang otomatis mengakibatkan munculnya lowongan pekerjaan terkait akuntansi yang tidak sedikit.

Tentu saja hal tersebut merupakan peluang yang bagus. Karena mengingat begitu besar manfaat akuntansi dalam mempermudah kerja operasional perusahaan. Sehingga banyak orang menjadi tertarik untuk mempelajari akuntansi.

Namun mungkin sebagian orang di antaranya masih merasa kesulitan menguasai akuntansi karena banyak hal dan poin-poin tentang akuntansi yang harus dihafal dan diterapkan seolah akuntansi ilmu yang memusingkan. Padahal jika sudah mengetahui kuncinya, dijamin akuntansi bukan lagi ilmu yang sulit. Oleh karena itu, kali ini kita akan temukan kunci dan cara mudah belajar akuntansi.

1. Memahami Apa Itu Akuntansi
Untuk bisa mempelajari suatu ilmu, tentu saja kita harus memahami pengertian dan maksud dari ilmu tersebut. Termasuk juga dalam ilmu akuntansi. Sangat penting diketahui dan dipahami apa itu akuntansi. Seperti yang telah dijelaskan dalam artikel ruang lingkup akuntansi, bahwa pengertian akuntansi terbagi menjadi 2 sudut pandang, dari sudut pemakai dan sudut proses kegiatan.

Dilihat dari sudut pemakai, akuntansi merupakan ilmu yang menyediakan informasi keuangan yang diperlukan oleh pihak-pihak berkepentingan dengan sebuah perusahaan. Sedang dari sudut pandang proses kegiatannya, akuntansi adalah kegiatan mencatat, menggolongkan, membuat ikhtisar, menyajikan, melaporkan serta melakukan analisa data transaksi keuangan sebuah perusahaan.

Jika pengertian tersebut telah benar-benar dipahami dengan baik, maka akan mudah mempelajari poin-poin selanjutnya dari akuntansi.

2. Nama dan Nomor Akun Beserta Saldo Normalnya
Akuntansi terdiri dari banyak nama akun. Di mana masing-masing nama akun memiliki nomor akun beserta saldo normalnya. Fungsi akun adalah untuk memudahkan dalam menyusun laporan keuangan secara sistematis. Sedang saldo normal adalah saldo yang menempatkan sebuah akun berada di posisi debet (kiri) atau kredit (kanan).

Akun-akun yang wajib dihapal adalah sebagai berikut :
  • Akun “Aset” memiliki nomor akun berawal angka “1” dengan saldo normal debet (D)
  • Akun “Utang” memiliki nomor akun berawal angka “2” dengan saldo normal kredit (K)
  • Akun “Modal” memiliki nomor akun berawal angka “3” dengan saldo normal kredit (K)
  • Akun “Pendapatan” memiliki nomor akun berawal angka “4” dengan saldo normal kredit (K)
  • Akun “Biaya atau Beban” memiliki nomor akun berawal angka “5” dengan saldo normal debet (D)
Nomor-nomor akun di atas akan berkembang menyesuaikan dengan jenis transaksi dan kebutuhan perusahaan. Misal : Untuk akun “Kas” yang merupakan bagian dari aset, perusahaan A memberi nomor akun “101”. Atau akun “Pendapatan Sewa”, perusahaan B menetapkan “405” sebagai nomor akun pendapatan tersebut. Jadi :
  • Akun yang termasuk dalam aset umumnya pasti bernomor akun 100 hingga 199,
  • Yang termasuk dalam Utang umumnya bernomor akun 200 hingga 299,
  • Yang termasuk dalam Modal umumnya bernomor akun 300 hingga 399,
  • Yang termasuk dalam Pendapatan umumnya bernomor akun 400 hingga 499,
  • Dan yang termasuk dalam Biaya atau Beban umumnya bernomor akun 500 hingga 599.
3. Dasar Akuntansi
Poin-poin penting akuntansi terangkum dalam dasar-dasar akuntansi, dan hal ini harus benar-benar dipahami di luar kepala agar bisa menjadi akuntan yang handal.

Dasar-dasar akuntansi meliputi konsep debet-kredit, penjurnalan, pemostingan jurnal ke buku besar, membuat neraca saldo atau neraca percobaan, dan menyajikan laporan-laporan keuangan. Hal tersebut bisa dibaca kembali dalam artikel dasar-dasar akuntansi.

4. Logika Akuntansi
Logika akuntansi berbeda dengan logika matematika, meski dalam pengerjaan akuntansi menggunakan rumus matematika. Logika akuntansi adalah persamaan dasar akuntansi yang merupakan hubungan antara elemen aset suatu perusahaan dengan utang dan modal yang dimilikinya. Hubungan antar elemen tersebut menciptakan suatu keseimbangan antara sisi debet dan sisi kredit pada jurnal maupun laporan keuangan. Logika ini merupakan dasar untuk bisa mengerjakan akuntansi seperti mencatat jurnal hingga penyajian laporan keuangan.

Logika akuntansi :
                                                               D = K
Aset + Biaya = Utang + Modal + Pendapatan

Jika logika akuntansi di atas bisa dikuasai dengan baik, maka mengerjakan akuntansi menjadi sesuatu hal yang sangat mudah. Berikut contoh kasus untuk bisa membedakan logika akuntansi dengan logika matematika :

Budi ingin membeli sebuah buku yang berharga Rp 50.000 namun ia hanya memiliki uang Rp 40.000.- Karena itu ia meminjam Rp 10.000 kepada Wati.

Bila diuraikan ke dalam logika matematika dan akuntansi sebagai berikut :

Logika matematika = 40.000 (uang Budi) + 10.000 (pinjaman dari Wati) = 50.000

50.000 (total uang Budi) – 50.000 (membeli buku) = 0

Akhirnya Budi hanya memiliki buku dan utang kepada Wati, namun ia tidak lagi memiliki uang.

Logika akuntansi =

50.000 (total uang Budi) = 10.000 (pinjaman dari Wati) + 40.000 (Modal Budi)

Dibelikan buku menjadi :

50.000 (harga buku) = 10.000 (pinjaman dari Wati) + 40.000 (Modal Budi)

Di sini berarti Budi memiliki aset berupa buku senilai 50.000, utang kepada Wati senilai 10.000 dan modal sendiri sebesar 40.000.-

5. Memahami Alur Siklus Akuntansi
Setelah logika akuntansi, selanjutnya adalah memahami alur siklus akuntansi. Siklus akuntansi adalah tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk bisa menghasilkan informasi akuntansi berupa laporan keuangan yang benar dan sistematis. Siklus akuntansi memiliki pengertian sebagai proses penyusunan laporan keuangan yang bisa dipertanggungjawabkan dan dapat diterima umum mencakup ruang lingkup akuntansi pada periode tertentu.

Siklus akuntansi ini mencakup 3 kelompok tahapan yaitu :
  • Tahap Pencatatan dan Penggolongan
  • Tahap Pembuatan Ikhtisar Laporan Keuangan
  • Tahap Pembuatan dan Penyajian Laporan Keuangan
Penjelasan lengkapnya dapat dibuka dan dipelajari kembali dalam artikel siklus akuntansi.

Siklus akuntansi ini penting dan harus dilaksanakan berurutan dari tahap 1 hingga tahap 3 agar laporan keuangan yang sistematis sebagai produk akhir dari akuntansi dapat tersaji dengan benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

6. Sering Berlatih Soal Kasus Akuntansi
Apalah artinya mengetahui dan memahami semua teori akuntansi tanpa mempraktikkannya. Karena pada akhirnya fungsi atau penggunaan akuntansi adalah pekerjaan praktik pada dunia usaha. Sehingga sangat perlu untuk melakukan praktik soal atau kasus-kasus akuntansi. Agar semakin paham dan mahir dalam ilmu akuntansi.

Itulah penjelasan cara mudah belajar akuntansi. Dengan mempraktikkan cara-cara tersebut di atas dibarengi dengan keyakinan bahwa “aku bisa akuntansi”, maka niscaya kita bisa mahir menguasai ilmu serta praktik akuntansi. Dan perspektif tentang akuntansi sebagai ilmu yang sulit dipelajari akan terkubur dalam-dalam.

sumber: dosenakuntansi.com


Konsultasikan keluhan keuangan bisnis anda pada kami, siap membantu apapun kendala keuangan anda. Kami menyediakan berbagai macam jasa keuangan diantaranya :
  1. Jasa Pembukuan dan Jasa Akuntansi /Accounting Services
  2. Jasa Penyusunan Laporan Keuangan 
  3. Jasa Audit/ Atestasi/ AUP (Rekanan Kantor Akuntan Publik Terdaftar)
  4. Jasa Konsultasi Manajemen & Keuangan/ Financial Management Services
  5. Jasa Konsultasi Perpajakan/ Tax Services
  6. Penjualan Software Accounting & Kasir (POS) Offline dan Online
  7. Jasa Pelatihan (Training Akuntansi dan Software Akuntansi/ Kasir)
KANTOR KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KANTOR JASA AKUNTANSI BATAM
KANTOR KONSULTAN PAJAK BATAM
KANTOR AKUNTAN PUBLIK BATAM
KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KONSULTAN PAJAK BATAM
SOFTWARE AKUNTANSI BATAM
SOFTWARE ACCOUNTING BATAM
SOFTWARE KASIR BATAM
SOFTWARE POS BATAM
PT. LADFANID KONSULTINDO BATAM
JASA PEMBUKUAN BATAM
JASA PERPAJAKAN BATAM
JASA AKUNTANSI BATAM

Selasa, 25 September 2018

MENGENAL 4 JENIS LABA PADA LAPORAN LABA RUGI

Motif utama bisnis adalah mencari laba atau keuntungan. Istilah atau kata lain yang sering digunakan untuk menggantikan kata laba atau keuntungan antara lain profit dan income. Dalam akuntansi, laba atau keuntungan digambarkan atau disajikan dalam laporan laba rugi atau income statement.

Dalam laporan laba rugi tersebut, ada 4 jenis laba yang perlu dipahami terutama oleh pebisnis. Dengan mengetahui keempat jenis laba pada tulisan ini, seorang pebisnis bisa membuat keputusan atau menentukan strategi tentang bagaimana cara meningkatkan laba bisnisnya.

Empat Jenis Laba

Gross Profit atau Laba Kotor
Yaitu laba usaha yang diperoleh dengan cara mengurangkan penjualan bersih (net sales) dikurangi dengan cost of good sold (COGS) atau harga pokok penjualan (HPP). Gross income merupakan laba paling atas dari laporan laba rugi. Untuk meningkatkan laba jenis ini, pebisnis perlu melakukan dua hal yaitu dengan meningkatkan penjualan bersih atau menekan harga pokok penjualan (HPP).

Gross Profit = Net Sales – COGS

Operating Income atau Laba Operasi
Yaitu laba yang didapatkan setelah mengurangi laba kotor dengan biaya administrasi, umum dan penjualan atau selling, general and administrative expenses (SG&A). SG&A expenses yaitu seluruh biaya yang dikeluarkan untuk operasional bisnis yang tidak berkaitan dengan biaya untuk memproduksi barang dan jasa, misalnya gaji staf, biaya marketing, biaya logistik dll. Untuk meningkatkan laba jenis ini, seorang pebisnis perlu melakukan efisiensi pada biaya-biaya yang termasuk kategori SG&A.

Operating Income = Gross Profit – SG&A Expenses

Pretax Income atau Laba Sebelum Pajak
Yaitu laba yang diperoleh setelah mengurangi operating income atau laba operasi dengan interest expenses atau biaya bunga. Biaya bunga ini timbul karena adanya utang modal atau pinjaman modal yang dilakukan oleh pebisnis, misalnya pinjaman ke bank. Untuk meningkatkan pretax income, pebisnis bisa melakukannya dengan menekan biaya bunga dengan cara mengurangi pinjaman modal kepada pihak lain. Pada bisnis UKM, pinjaman modal ini bahkan sangat mungkin untuk dihilangkan apalagi buat Anda yang menjalankan bisnis dengan prinsip-prinsip syariah.

Pretax Income = Operating Income – Interest Expenses

Net Income atau Laba Bersih
Yaitu laba bersih bisnis yang diperoleh setelah mengurangi pretax income dengan income tax atau pajak penghasilan. Karena income tax sifatnya wajib bagi pengusaha, net income cenderung susah untuk ditingkatkan. Saran bagi pebisnis UKM, agar melakukan pencatatan, pembayaran serta pelaporan pajak penghasilan dengan tertib untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada kemudian hari. Anda mungkin bisa menghubungi konsultan pajak untuk masalah ini.

Net Income = Pretax Income – Income Tax


Konsultasikan keluhan keuangan bisnis anda pada kami, siap membantu apapun kendala keuangan anda. Kami menyediakan berbagai macam jasa keuangan diantaranya :
  1. Jasa Pembukuan dan Jasa Akuntansi /Accounting Services
  2. Jasa Penyusunan Laporan Keuangan 
  3. Jasa Audit/ Atestasi/ AUP (Rekanan Kantor Akuntan Publik Terdaftar)
  4. Jasa Konsultasi Manajemen & Keuangan/ Financial Management Services
  5. Jasa Konsultasi Perpajakan/ Tax Services
  6. Penjualan Software Accounting & Kasir (POS) Offline dan Online
  7. Jasa Pelatihan (Training Akuntansi dan Software Akuntansi/ Kasir)
KANTOR KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KANTOR JASA AKUNTANSI BATAM
KANTOR KONSULTAN PAJAK BATAM
KANTOR AKUNTAN PUBLIK BATAM
KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KONSULTAN PAJAK BATAM
SOFTWARE AKUNTANSI BATAM
SOFTWARE ACCOUNTING BATAM
SOFTWARE KASIR BATAM
SOFTWARE POS BATAM
PT. LADFANID KONSULTINDO BATAM
JASA PEMBUKUAN BATAM
JASA PERPAJAKAN BATAM
JASA AKUNTANSI BATAM

MENGENAL LEBIH DEKAT LAPORAN KEUANGAN DAN JENISNYA

Laporan Keuangan
Tujuan dari akuntansi adalah untuk menyediakan informasi keuangan suatu usaha atau bisnis bagi yang membutuhkan. Informasi keuangan yang disediakan oleh akuntansi ini meliputi kinerja keuangan, posisi atau kondisi keuangan dan arus kas (cash flow) usaha. Informasi keuangan ini terangkum dalam laporan keuangan. Pada tulisan ini, kami akan membahas pengertian, manfaat, dan jenis laporan keuangan.


Pengertian Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah kumpulan atau rangkuman informasi keuangan suatu bisnis yang ditujukan baik bagi bisnis (pihak internal) itu sendiri maupun bagi pembaca laporan keuangan (pihak eksternal). Laporan keuangan mencatat dan melaporkan aktivitas keuangan suatu bisnis selama periode tertentu. Informasi keuangan yang ada di laporan keuangan ini sangat berguna bagi bisnis sebagai dasar dalam mengambil keputusan.

Manfaat Laporan Keuangan
Sebagai kumpulan atau rangkuman informasi keuangan, laporan keuangan memiliki banyak manfaat, antara lain sebagai berikut:
  • untuk mengetahui kemampuan bisnis dalam menghasilkan cash untuk kelangsungan usahanya
  • untuk mengetahui sumber-sumber dan penggunaan cash
  • untuk mengetahui apakah bisnis memiliki kemampuan dalam membayar utang-utangnya dimasa yang akan datang
  • sebagai dasar untuk menyelidiki transaksi bisnis tertentu
  • sebagai dasar dalam menghitung rasio-rasio keuangan yang sangat berguna bagi bisnis
  • untuk mengetahui trend informasi keuangan tertentu, misalnya profitablitas usaha
Jenis Laporan Keuangan
Jenis laporan keuangan standar atau utama suatu bisnis biasanya terdiri dari 3 (tiga) jenis yaitu: balance sheet (neraca keuangan), income statements (laporan laba rugi) dan cash flow statements (laporan arus kas). Ketiga laporan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Balance Sheet (Neraca Keuangan)
Balance sheet atau Neraca Keuangan yaitu laporan yang menunjukkan posisi atau kondisi keuangan bisnis dari sisi assets dan liabilities pada periode tertentu (biasanya pada akhir bulan). Pada laporan neraca berlaku persamaan akuntansi neraca dimana jumlah total assets sama dengan jumlah total liabilities.

Perlu dicatat bahwa laporan neraca keuangan tidak menunjukkan informasi keuangan selama rentang waktu tertentu, melainkan pada satu titik periode saja. Sehingga, pada laporan balance sheet biasanya berjudul “Laporan Neraca per 31 Agustus” yang berarti “posisi keuangan pada tanggal 31 Agustus“, bukan posisi keuangan selama bulan Agustus.

2. Income Statements (Laporan Laba Rugi)
Income statements atau Laporan Laba Rugi adalah laporan yang menunjukkan aktivitas keuangan bisnis selama periode tertentu. Laporan laba rugi ini menujukkan apakah bisnis mengalamai laba atau rugi pada periode tersebut, yang merupakan selisih antara pendapatan yang diperoleh dengan biaya yang dikeluarkan. Pada laporan laba rugi berlaku persamaan akuntansi profit, dimana profit adalah selisih antara income dengan expenses.

3. Cash Flow Statements (Laporan Arus Kas)
Cash flow statement atau laporan arus kas yaitu laporan yang menujukkan perubahan arus kas (cash) atau setara dengan kas (cash equivalent) bisnis yang diakibatkan oleh kas masuk dan kas keluar dari operasi bisnis.

Cash flow positif berarti likuiditas aset bisnis meningkat, yang berarti bahwa bisnis memiliki potensi kemampuan membayar utang atau pun melakukan investasi dimasa depan. Sedangkan cash flow negatif berarti likuiditas aset menurun, yang juga berarti kebalikan dari cash flow positif: bisnis memiliki potensi tidak mampu membayar utang atau memperluas bisnis dimasa yang akan datang.

Konsultasikan keluhan keuangan bisnis anda pada kami, siap membantu apapun kendala keuangan anda. Kami menyediakan berbagai macam jasa keuangan diantaranya :
  1. Jasa Pembukuan dan Jasa Akuntansi /Accounting Services
  2. Jasa Penyusunan Laporan Keuangan 
  3. Jasa Audit/ Atestasi/ AUP (Rekanan Kantor Akuntan Publik Terdaftar)
  4. Jasa Konsultasi Manajemen & Keuangan/ Financial Management Services
  5. Jasa Konsultasi Perpajakan/ Tax Services
  6. Penjualan Software Accounting & Kasir (POS) Offline dan Online
  7. Jasa Pelatihan (Training Akuntansi dan Software Akuntansi/ Kasir)
KANTOR KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KANTOR JASA AKUNTANSI BATAM
KANTOR KONSULTAN PAJAK BATAM
KANTOR AKUNTAN PUBLIK BATAM
KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KONSULTAN PAJAK BATAM
SOFTWARE AKUNTANSI BATAM
SOFTWARE ACCOUNTING BATAM
SOFTWARE KASIR BATAM
SOFTWARE POS BATAM
PT. LADFANID KONSULTINDO BATAM
JASA PEMBUKUAN BATAM
JASA PERPAJAKAN BATAM
JASA AKUNTANSI BATAM

CARA MUDAH MEMAHAMI LAPORAN LABA RUGI ATAU INCOME STATEMENT

Income Statement
Income statement atau Laporan Rugi Laba merupakan salah satu laporan keuangan utama, bersama dengan Balance Sheet dan Cash Flow Statement. Income statement adalah laporan keuangan yang menyajikan gambaran kinerja bisnis dalam menghasilkan revenue atau pendapatan atas biaya yang dikeluarkan selama satu periode. Tujuan akhir dari laporan laba rugi adalah untuk mengetahui apakah bisnis mengalami laba atau justru mengalami rugi selama periode laporan tersebut.

Laporan rugi laba ini dipakai oleh pengguna laporan keuangan terutama calon investor untuk mengukur tingkat profitablitas serta pertumbuhan suatu bisnis. Sehingga, laporan rugi laba ini memiliki peranan yang sangat penting bagi calon investor sebagai dasar untuk menentukan apakah akan berinvestasi ke bisnis tersebut atau justru mengabaikannya.

Istilah-Istilah dalam Income Statement
Untuk lebih memahami income statement, kita terlebih dahulu harus familiar dengan istilah-istilah dalam laporan tersebut. Beberapa istilah yang digunakan dalam laporan laba rugi adalah sebagai berikut:
  • Net sales/Revenue atau Pendapatan. Yaitu nilai penjualan barang atau jasa selama satu periode akuntansi. Istilah lain dari Net Sales adalah top line.
  • Cost of good sold (COGS)/Cost of Sales (COS)/Cost of Services atau Harga Pokok Penjualan (HPP). Yaitu biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang atau jasa.
  • Gross Profit atau Laba Kotor. Yaitu selisih antara Net Sales dengan Cost of Sales ( Gross Profit = Net Sales – Cost of Sales). Gross profit disebut juga dengan gross income atau gross margin.
  • Selling, General and Administrative (SG&A) Expenses. Yaitu biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis tetapi tidak terkait dengan biaya untuk memproduksi barang atau jasa. Contoh biaya ini adalah gaji pegawai staf atau admin, biaya marketing, logistik, dll.
  • Operating Income atau Laba Operasi. Yaitu selisih atau pengurangan antara gross profit dengan selling, general and administrative expenses (Operating Income = Gross Profit – SG&A Expenses).
  • Interest Expenses. Yaitu biaya bunga yang harus dibayar oleh perusahaan karena meminjam modal.
  • Pretax Income atau Pendapatan/Laba Sebelum Pajak. Yaitu pendapatan perusaaan sebelum dikurangi pajak. Pretax income diperoleh dengan cara mengurangkan operating income dengan interest expenses (Pretax Income = Operating Income – Interest Expenses)
  • Income Tax atau Pajak Penghasilan Perusahaan. Yaitu pajak penghasilan yang harus dibayar oleh perusahaan kepada otoritas pajak atau negara.
  • Net Income atau Laba Bersih. Yaitu selisih atau pengurangan antara pretax income dengan income tax (Net Income = Pretax Income – Income Tax). Net income sering disebut juga dengan istilah bottom line.
Format Laporan Income Statement
Dalam menyajikan laporan rugi laba, ada dua format yang umum digunakan yatiu Multi Step format dan Single Step format. Pada multi step format, laporan rugi laba disajikan secara bertahap dengan menampilkan 4 figur laba atau income yaitu gross income, operating income, pretax income dan after-tax income. Sedangkan pada single step, figur laba gross dan operating tidak disajikan. Ilustrasi kedua format laporan rugi laba disajikan seperti gambar dibawah:

Sumber: Investopedia.com

Contoh Income Statement Sederhana
Berikut adalah kami sajikan contoh laporan rugi laba dengan dengan format multi step:
Income Statement for Educa Bookstore 2015
Net Sales         50,200,000
Cost of sales          (18,850,000)
Gross Income         31,350,000
SG&A Expenses            (5,700,000)
Operating Income         25,650,000
Other Income (Expenses)            (1,500,000)
Extraordinary Gain (Loss)                          –
Interest Expense                          –
Pretax Income         24,150,000
Tax                          –
Net Income         24,150,000


Konsultasikan keluhan keuangan bisnis anda pada kami, siap membantu apapun kendala keuangan anda. Kami menyediakan berbagai macam jasa keuangan diantaranya :
  1. Jasa Pembukuan dan Jasa Akuntansi /Accounting Services
  2. Jasa Penyusunan Laporan Keuangan 
  3. Jasa Audit/ Atestasi/ AUP (Rekanan Kantor Akuntan Publik Terdaftar)
  4. Jasa Konsultasi Manajemen & Keuangan/ Financial Management Services
  5. Jasa Konsultasi Perpajakan/ Tax Services
  6. Penjualan Software Accounting & Kasir (POS) Offline dan Online
  7. Jasa Pelatihan (Training Akuntansi dan Software Akuntansi/ Kasir)
KANTOR KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KANTOR JASA AKUNTANSI BATAM
KANTOR KONSULTAN PAJAK BATAM
KANTOR AKUNTAN PUBLIK BATAM
KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KONSULTAN PAJAK BATAM
SOFTWARE AKUNTANSI BATAM
SOFTWARE ACCOUNTING BATAM
SOFTWARE KASIR BATAM
SOFTWARE POS BATAM
PT. LADFANID KONSULTINDO BATAM
JASA PEMBUKUAN BATAM
JASA PERPAJAKAN BATAM
JASA AKUNTANSI BATAM

PERNGERTIAN AUDIT DAN MACAM-MACAM AUDIT

Audit atau auditing merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari akuntansi. Jika akuntansi keuangan merupakan proses pencatatan hingga pelaporan transaksi keuangan, audit merupakan proses pengecekan atas pencatatan dan pelaporan transaksi keuangan apakah sesuai dengan standar dan prinspi akuntansi yang berlaku. Dengan kata lain, kita bisa mengatakan bahwa audit adalah proses pengecekan akuntansi.

Pengertian Audit
Pengertian audit secara umum menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, adalah sebagai berikut:
  • Pemeriksaan pembukuan tentang keuangan (perusahaan, bank dan sebagainya) secara berkala
  • Pengujian efektivitas keluar masuknya uang dan penilaian kewajaran laporan yang dihasilkannya
Menurut Chartered Institute of Management Accountant (CIMA), audit adalah pengujian sistematis terhadap aktivitas dan status sebuah entitas berdasarkan investigasi dan analisis sistem, control dan pencatatannya.

Dari kedua pengertian di atas, bisa disimpulkan bahwa audit merupakan proses pengujian secara sistematis terhadap aktivitas akuntansi (pencatatan, pengklasifikasian dan pelaporan transaksi keuangan) dari entitas tersebut.

Proses audit atau proses investigasi pencatatan dan laporan keuangan ini disebut dengan istilah auditing. Sedangkan, orang yang melakukan audit disebut sebagai auditor.

Macam-Macam Audit
Audit Eksternal
Audit eksternal yaitu audit yang dilakukan oleh pihak-pihak independen yang berasal dari perusahaan lain. Audit eksternal bukan merupakan karyawan dari perusahaan tersebut sehingga tidak bertanggungjawab kepada manajer peruahaan. Audit eksternal harus dilakukan oleh akuntan public.

Di masyarakat, terjadi salah pengertian atau persepsi bahwa audit dilakukan untuk mengetahui adanya kecurangan (fraud) yang dilakukan oleh manajemen. Faktanya, adanya temuan kecurangan hanyalah side effect dari proses audit. Tujuan utama dari audit adalah untuk meyakinkan pengguna laporan keuangan bahwa transaksi keuangan perusahaan dicatat dan dilaporkan sesuai dengan prinsip dan standar akuntansi yang belaku.

Ketika auditor eksternal selesai melakukan pekerjaannya, mereka akan melaporkannya kepada owner atau pemilik perusahaan. Laporan yang dihasilkan oleh proses audit berupa opini yang menyatakan apakah laporan keuangan perusahaan disajikan secara wajar atau tidak berdasarkan prinsip dan standar akuntansi yang berlaku.

Untuk menghasilkan laporan audit tersebut, mereka terlebih dahulu melakukan pengecekan secara sampling terhadap pencatatan transaksi keuangan atau akuntansi. Format laporan audit terdiri dari paragraph pembuka, scope atau ruang lingkup laporan dan opini audit.

Audit Internal
Audit internal yaitu audit yang dilakukan oleh karyawan internal perusahaan yang disebut sebagai internal auditor. Internal auditor ditunjuk oleh manajer perusahaan, sehingga mereka bertanggung jawab kepada manajer.

Internal auditor melakukan tugas rutin dan melakukan pengecekan terhadap prosedur akuntansi perusahaan. Pekerjaan dari audit internal perusahaan meliputi pengecekan prosedur controlling dan planning.

Konsultasikan keluhan keuangan bisnis anda pada kami, siap membantu apapun kendala keuangan anda. Kami menyediakan berbagai macam jasa keuangan diantaranya :
  1. Jasa Pembukuan dan Jasa Akuntansi /Accounting Services
  2. Jasa Penyusunan Laporan Keuangan 
  3. Jasa Audit/ Atestasi/ AUP (Rekanan Kantor Akuntan Publik Terdaftar)
  4. Jasa Konsultasi Manajemen & Keuangan/ Financial Management Services
  5. Jasa Konsultasi Perpajakan/ Tax Services
  6. Penjualan Software Accounting & Kasir (POS) Offline dan Online
  7. Jasa Pelatihan (Training Akuntansi dan Software Akuntansi/ Kasir)
KANTOR KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KANTOR JASA AKUNTANSI BATAM
KANTOR KONSULTAN PAJAK BATAM
KANTOR AKUNTAN PUBLIK BATAM
KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KONSULTAN PAJAK BATAM
SOFTWARE AKUNTANSI BATAM
SOFTWARE ACCOUNTING BATAM
SOFTWARE KASIR BATAM
SOFTWARE POS BATAM
PT. LADFANID KONSULTINDO BATAM
JASA PEMBUKUAN BATAM
JASA PERPAJAKAN BATAM
JASA AKUNTANSI BATAM

Postingan Populer