Kamis, 27 September 2018

RUANG LINGKUP AKUNTANSI SECARA UMUM

Kali ini pembahasan kita tentang ruang lingkup akuntansi yang meliputi poin-poin berikut :
  • pengertian akuntansi dari 2 sudut pandang
  • pihak yang menghasilkan akuntansi
  • pihak yang memerlukan akuntansi
  • Profesi akuntansi
Berikut pemaparan lengkapnya.

Pengertian Akuntansi Dari 2 Sudut Pandang
Umumnya akuntansi diartikan dari 1 sudut pandang saja, yaitu dari sudut pandang kegiatannya. Seperti telah diuraikan tentang apa itu akuntansi dan manfaatnya dalam artikel manfaat akuntansi. Kali ini akan kita kelompok kan pengertian akuntansi dari 2 sudut pandang agar pemahaman tentang akuntansi semakin mendalam.

1. Dari sudut pandang pemakai
Dari sudut pandang pemakai, akuntansi diartikan sebagai ilmu yang menyediakan informasi dan laporan keuangan yang diperlukan oleh pihak-pihak berkepentingan dengan suatu entitas usaha. Dalam pengertian ini akuntansi merupakan sebuah aktifitas jasa yang menyediakan informasi kuantitatif guna pengambilan keputusan bisnis pihak-pihak berkepentingan dengan perusahaan.

2. Dari sudut pandang proses kegiatan
Dipandang dari sudut proses kegiatannya, akuntansi merupakan kegiatan mencatat, menggolongkan, mengikhtisarkan, menyajikan, melaporkan serta menganalisa data transaksi keuangan sebuah entitas usaha atau perusahaan.

Pengguna Akuntansi
Siapa yang menghasilkan dan siapa yang membutuhkan akuntansi? Jawaban dari pertanyaan tersebut melingkupi pengguna akuntansi. Karena akuntansi diperlukan oleh banyak pihak yang berkepentingan, sehingga siapa pun yang terlibat baik yang membuat atau pun yang menggunakan produk atau output akuntansi, mereka bisa disebut sebagai pengguna akuntansi. Dan para pengguna akuntansi ini bisa dari internal maupun eksternal perusahaan. Mereka meliputi sebagai berikut :

1. Pemilik Perusahaan
Pemilik perusahaan di sini adalah direktur. Para direktur memerlukan informasi akuntansi berkaitan dengan kegiatan pengambilan keputusan yang meliputi pengawasan dan pengendalian perusahaan miliknya. Selain direktur perusahaan, pemilik modal seperti pemegang saham atau investor pun termasuk pemilik perusahaan. Tersebab uang atau dana yang mereka miliki ada dan digunakan sebagai modal untuk operasional perusahaan.

Sehingga mereka memiliki hak dalam kepemilikan perusahaan. Maka mereka juga berhak mengetahui perkembangan keuangan perusahaan melalui informasi akuntansi yaitu laporan keuangan. Selain karena hak tersebut, kebutuhan atas informasi akuntansi juga diperlukannya guna melihat jumlah keuntungan perusahaan yang kaitannya dalam pembagian dividen untuk mereka.

2. Manajer Perusahaan
Manajer adalah orang-orang yang diberi wewenang dan tanggung jawab oleh pemilik untuk menjalankan operasional perusahaan. Karena itulah manajer memerlukan informasi akuntansi untuk melakukan perencanaan, pengawasan dan pengendalian operasional perusahaan.

3. Karyawan
Karyawan adalah mereka yang bekerja dan menjalankan operasional perusahaan di bawah manajer. Karyawan adalah yang menghasilkan akuntansi. Mereka yang melakukan proses mencatat hingga tersaji laporan keuangan. Namun selain sebagai pihak yang menghasilkan, karyawan juga sekaligus sebagai pihak yang membutuhkan akuntansi seperti direktur dan manajer.

Akan tetapi kebutuhan akan informasi akuntansi yang melingkupi para karyawan perusahaan terkait adalah untuk mengetahui informasi akuntansi dalam hal stabilitas dan profitabilitas perusahaan tempat mereka bekerja. Karena kondisi perusahaan akan sangat menentukan kelangsungan hidupnya, dalam hal ini yaitu gaji yang diterima serta pemberian dana jaminan hidup setelah pensiun. Sehingga akuntansi dapat memberikan informasi yang dibutuhkan para karyawan tersebut.

4. Supplier atau Pemasok
Tak jarang perusahaan membeli bahan baku secara kredit untuk proses produksi perusahaan. Bukan karena tidak mampu membayar, namun biasanya untuk memanfaatkan termin atau pun kelonggaran waktu yang diberikan oleh pihak supplier. Sehingga dana kas tunai perusahaan bisa digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan yang lebih penting atau mendesak.

Berkaitan dengan hal itu, supplier bahan baku ternyata juga memiliki kepentingan untuk mengetahui informasi keuangan perusahaan. Fungsinya adalah untuk melihat kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban pembayaran utang atas pembelian barang atau jasa mereka secara kredit saat jatuh tempo pembayaran tiba. Maka informasi akuntansi dapat memberikan perihal besar aset yang dimiliki perusahaan, terutama aset lancar untuk menjamin pembayaran kewajiban utang perusahaan.

5. Kreditur
Yang disebut kreditur adalah perorangan maupun badan yang memberikan pinjaman uang kepada sebuah perusahaan. Sehingga kreditur memerlukan informasi akuntansi perusahaan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban pembayaran pinjaman uangnya, seperti bunga pinjaman atau pun pokok pinjaman.

6. Pemerintah
Keterkaitan sebuah perusahaan dengan pemerintah adalah dalam hal perpajakan. Karena pajak adalah sumber pendapatan utama negara. Sehingga pemerintah telah membuat peraturan dan perundangan perpajakan untuk wajib dipenuhi oleh perusahaan-perusahaan sebagai wajib pajak. Maka pemerintah memiliki kepentingan untuk mengetahui informasi akuntansi perusahaan guna penetapan hal perpajakan. Dalam hal itu meliputi jenis pajak dan kesesuaian perhitungan besar pajak terutang perusahaan dengan peraturan fiskal perpajakan.

7. Konsumen atau Pelanggan
Tujuan utama perusahaan selain memperoleh laba adalah untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan suatu barang atau jasa. Dan konsumen yang telah bergantung pada suatu produk perusahaan akan memiliki loyalitas terhadap produk perusahaan tersebut. Maka pelanggan yang seperti inilah yang juga memerlukan informasi akuntansi perusahaan untuk mengetahui kelangsungan hidup perusahaan terkait. Karena jika perusahaan terus beroperasi, produk barang atau jasa yang mereka butuhkan akan dapat terpenuhi dalam jangka yang panjang.

8. Masyarakat
Masyarakat ini bisa seperti pemuda-pemudi yang sedang menempuh pendidikan akuntansi. Biasanya mereka memerlukan data keuangan sebuah perusahaan untuk keperluan penelitian dan semacamnya. Atau juga masyarakat umum, yang bisa jadi memerlukan informasi akuntansi untuk mengetahui kemungkinan lapangan pekerjaan perusahaan atau pemenuhan jasa tertentu oleh sebuah entitas usaha yang berkaitan dengan perusahaan tersebut.

Profesi Akuntansi

1. Akuntan Manajemen
Akuntan ini adalah akuntan internal perusahaan yang memberikan jasa akuntansi untuk kepentingan manajemen perusahaan tertentu. Tanggung jawab pekerjaan akuntan manajemen meliputi perencanaan, pengawasan dan pengendalian biaya, penyusunan anggaran, merancang sistem informasi akuntansi, serta pemeriksaan internal keuangan. Untuk perusahaan manufaktur, akuntan manajemen ini disebut juga dengan akuntan industri atau akuntan biaya.

Untuk menjadi akuntan manajemen, seseorang harus lulus dari universitas atau perguruan tinggi jenjang strata 1 (S1) jurusan akuntansi.

2. Akuntan Publik
Ialah akuntan eksternal perusahaan yang memberikan layanan jasa akuntansi kepada publik atau masyarakat. Jasa yang diberikan akuntan publik meliputi pemeriksaan laporan keuangan yang disebut dengan audit, perhitungan perpajakan, dan konsultasi manajemen. Konsultasi manajemen ini seperti konsultasi perpajakan, penyusunan rancangan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) atau Sistem Infomasi Manajeman (SIM), konsultasi tentang kelayakan rencana investasi, dan sebagainya.

Untuk menjadi akuntan publik, selain lulus dari universitas atau perguruan tinggi jenjang strata 1 (S1) akuntansi, juga harus lulus dari pendidikan profesi akuntansi serta memiliki sertifikat sebagai akuntan publik yang diperoleh melalui Ujian Sertifikasi Akuntan Publik (USAP).

3. Akuntan Pemerintah
Adalah akuntan yang bekerja dan memberikan jasa akuntansi pada organisasi pemerintahan. Untuk menjadi akuntan pemerintah harus lulus tes seleksi masuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat atau daerah.

sumber: dosenakuntansi.com


Konsultasikan keluhan keuangan bisnis anda pada kami, siap membantu apapun kendala keuangan anda. Kami menyediakan berbagai macam jasa keuangan diantaranya :
  1. Jasa Pembukuan dan Jasa Akuntansi /Accounting Services
  2. Jasa Penyusunan Laporan Keuangan 
  3. Jasa Audit/ Atestasi/ AUP (Rekanan Kantor Akuntan Publik Terdaftar)
  4. Jasa Konsultasi Manajemen & Keuangan/ Financial Management Services
  5. Jasa Konsultasi Perpajakan/ Tax Services
  6. Penjualan Software Accounting & Kasir (POS) Offline dan Online
  7. Jasa Pelatihan (Training Akuntansi dan Software Akuntansi/ Kasir)
KANTOR KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KANTOR JASA AKUNTANSI BATAM
KANTOR KONSULTAN PAJAK BATAM
KANTOR AKUNTAN PUBLIK BATAM
KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KONSULTAN PAJAK BATAM
SOFTWARE AKUNTANSI BATAM
SOFTWARE ACCOUNTING BATAM
SOFTWARE KASIR BATAM
SOFTWARE POS BATAM
PT. LADFANID KONSULTINDO BATAM
JASA PEMBUKUAN BATAM
JASA PERPAJAKAN BATAM
JASA AKUNTANSI BATAM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer