Jumat, 09 November 2018

4 CARA MENILAI KINERJA PERUSAHAAN DENGAN RASIO KEUANGAN


Melakukan analisis rasio keuangan merupakan hal yang penting dalam menjalankan bisnis. Anda harus memahami tentang rasio-rasio keuangan, karena banyak manfaat yang dapat diperoleh jika Anda dapat menganalisis rasio keuangan perusahaan. Rasio-rasio keuangan membantu Anda mengukur keberhasilan perusahaan. Selain itu juga dapat menilai baik buruknya keputusan keuangan yang diambil. Kemakmuran pemegang saham (yang diindikasikan dengan harga saham) tergantung pada keputusan-keputusan keuangan yang baik. Keputusan keuangan yang dimaksud seperti investasi, pendanaan, dan kebijakan dividen.

Rasio keuangan adalah suatu alat untuk menganalisis dan mengukur kinerja perusahaan dengan menggunakan data-data keuangan perusahaan tersebut. Data-data keuangan dapat diambil dari laporan keuangan seperti laporan laba rugi, neraca, laporan arus kas, dan laporan lainnya. Berdasarkan tujuannya, rasio keuangan dibagi menjadi empat yaitu.

Rasio Profitabilitas


Rasio profitabilitas menunjukan kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan (laba). Dengan menggunakan rasio ini Anda dapat mengetahui kelangsungan hidup perusahaan (going concern). Terdapat lima ukuran yang dapat digunakan untuk mengukur rasio profitabilitas.

A. Gross Profit Margin
Menunjukan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba kotor yang dapat dicapai dari setiap penjualan. Gross profit margin merupakan perbandingan laba kotor dan penjualan pada periode yang sama. Semakin besar hasil perhitungan menandakan semakin baik kondisi keuangan perusahaan. Adapun rumusnya adalah:


B. Operating Profit Margin
Profit margin menggambarkan laba bersih sebelum bunga dan pajak yang didapat dari penjualan perusahaan. Rasio ini dapat dilihat pada laporan laba rugi pada bagian analisis common size. Rasio ini juga diinterpretasikan sebagai ukuran efisiensi bagaimana perusahaan menekan biaya-biaya pada suatu periode. Cara menghitungnya adalah dengan rumus berikut


C. Net Profit Margin
Rasio ini mengukur jumlah rupiah laba bersih yang dihasilkan oleh setiap satu penjualan rupiah. Semakin tinggi rasio artinya semakin baik, karena menunjukan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba.


D. Return On Assets (ROA)
ROA menunjukan kemampuan perusahaan menghasilkan after tax operating profit dari total aset yang dimiliki perusahaan. Laba yang dihitung adalah laba sebelum bunga dan pajak atau EBIT (Earning Before Interest and Tax).


E. Return On Investment (ROI)
ROI menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan yang akan digunakan untuk menutup investasi yang dikeluarkan. Laba yang digunakan untuk menghitung rasio ini adalah laba setelah pajak / Earning After tax (EAT). Semakin besar hasilnya maka semakin baik.


Rasio Likuiditas


Rasio likuiditas menunjukan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban finansial jangka pendeknya, seperti membayar gaji, utang yang jatuh tempo, biaya operasional, dan lainnya. Rasio yang sering digunakan untuk menghitung ini yaitu.

A. Current Ratio
Rasio ini menunjukan perbandingan aset lancar dengan kewajiban lancar. Semakin tinggi maka artinya semakin baik likuiditasnya. Rumus current ratio adalah:


B. Quick Ratio
Quick ratio menunjukkan perbandingan antara (kas + sekuritas jangka pendek + piutang) dengan kewajiban lancar. Dengan kata lain merupakan jumlah perimbangan antara aktiva lancar dikurangi persediaan dengan hutang lancar. Quick ratio juga biasa disebut dengan acid test ratio. Persediaan tidak dimasukan dalam perhitungan rasio ini karena persediaan merupakan aktiva lancar yang memiliki tingkat likuiditas yang kecil. Semakin tinggi hasilnya, semakin baik likuiditasnya.


Rasio Solvabilitas


Rasio solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi semua kewajibannya baik jangka panjang maupun jangka pendek jika perusahaan dilikuidasi. Jadi perusahaan yang solvable belum tentu tidak likuid (ilikuid), dan perusahaan yang tidak solvable juga belum tentu ilikuid. Perusahaan yang tidak mempunyai aktiva yang cukup untuk membayar utang biasanya disebut dengan perusahaan yang unsolvable. Terdapat 2 rasio yang digunakan untuk menghitungnya.

A. Total Debt to Total Assets Ratio
Rasio ini dikenal dengan debt ratio yaitu mengukur besarnya dana yang berasal dari utang. Rasio ini menunjukkan sejauh mana utang dapat ditutupi oleh aktiva perusahaan. Semakin kecil rasionya makan semakin aman (solvable). Kreditor akan lebih menyukai debt ratio yang rendah.


B. Debt to Equity Ratio
Rasio ini digunakan untuk mengukur utang yang dimiliki dengan modal sendiri. Sebaiknya utang perusahaan tidak melebihi modal perusahaan sendiri. Hal ini agar beban tetap yang dikeluarkan perusahaan tidak tinggi. Semakin kecil utang terhadap modal maka semakin baik dan aman.


Rasio Aktivitas


Mengukur tingkat penggunaan aktiva atau kekayaan perusahaan kepada Anda. Caranya adalah dengan melihat beberapa aset, kemudian Anda menentukan berapa tingkat aktivitas pada aktiva-aktiva pada kegiatan tertentu. Setelah itu, Anda akan mengetahui aktiva mana yang produktif dan aktiva mana yang kurang produktif. Sehingga selanjutnya Anda dapat memutuskan alokasi dana yang lebih besar untuk aktiva yang produktif.

A. Rasio Perputaran Piutang
Rasio ini mengukur efektivitas pengelolaan piutang. Semakin tinggi perputarannya maka semakin efektif pengelolaannya. Dengan rasio ini Anda dapat melihat pengelolaan piutang dan kebijakan kreditnya. Rumusnya adalah:


B. Rasio Perputaran Persediaan
Rasio ini menunjukan likuiditas perusahaan dalam pengelolaan persediaanya. Semakin tinggi perputarannya maka semakin baik. Hal tersebut artinya perusahaan menjual dan mengelola persediaan dengan cepat dan baik. Jika rendah berarti efektivitas pengendalian persediaan kurang baik. Cara menghitungnya adalah:


C. Rasio Perputaran Aktiva Tetap
Rasio ini mengukur sejauh mana kemampuan perusahaan menghasilkan penjualan dengan aktiva tetap yang dimilikinya. Semakin besar perputaran rasionya, maka semakin baik untuk perusahaan. Rasio ini cukup penting bagi industri yang memiliki aktiva tetap yang tinggi. Sedangkan untuk industri dengan aktiva yang kecil seperti perusahaan jasa, menjadi tidak terlalu penting. Untuk menghitungnya dapat menggunakan rumus berikut:


D. Rasio Perputaran Total Aktiva
Rasio ini hampir sama dengan rasio perputaran aktiva tetap, yang membedakannya adalah pembagi yang digunakan, yaitu total aktiva. Rasio ini digunakan untuk menghitung efektivitas penggunaan total aktiva. Semakin tinggi perputarannya maka semakin efektif perusahaan dalam memanfaatkan total aktiva untuk penjualannya. Rumusnya adalah


Demikian uraian mengenai rasio keuangan. Dengan rasio keuangan, Anda dapat menilai kesehatan keuangan usaha Anda semakin mudah. Untuk melakukan analisis rasio, Anda harus memiliki laporan keuangan yang lengkap dan akurat. Agar mudah dalam membuat laporan keuangan Anda dapat menggunakan bantuan software akuntansi online seperti Jurnal. Jurnal dapat membantu Anda membuat laporan keuangan dengan cepat, mudah, dan akurat. Selain itu dengan menggunakan Jurnal, Anda juga dapat melihat dan mengedit laporan keuangan secara realtime di mana pun dan kapan pun. Daftarkan bisnis Anda sekarang juga di Jurnal dan dapatkan informasi lengkapnya di sini.

Konsultasikan keluhan keuangan bisnis anda pada kami, siap membantu apapun kendala keuangan anda. Kami menyediakan berbagai macam jasa keuangan diantaranya :
  1. Jasa Pembukuan dan Jasa Akuntansi /Accounting Services
  2. Jasa Penyusunan Laporan Keuangan 
  3. Jasa Audit/ Atestasi/ AUP (Rekanan Kantor Akuntan Publik Terdaftar)
  4. Jasa Konsultasi Manajemen & Keuangan/ Financial Management Services
  5. Jasa Konsultasi Perpajakan/ Tax Services
  6. Penjualan Software Accounting & Kasir (POS) Offline dan Online
  7. Jasa Pelatihan (Training Akuntansi dan Software Akuntansi/ Kasir)
KANTOR KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KANTOR JASA AKUNTANSI BATAM
KANTOR KONSULTAN PAJAK BATAM
KANTOR AKUNTAN PUBLIK BATAM
KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KONSULTAN PAJAK BATAM
SOFTWARE AKUNTANSI BATAM
SOFTWARE ACCOUNTING BATAM
SOFTWARE KASIR BATAM
SOFTWARE POS BATAM
PT. LADFANID KONSULTINDO BATAM
JASA PEMBUKUAN BATAM
JASA PERPAJAKAN BATAM
JASA AKUNTANSI BATAM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer